Bisakah Hepatitis Disembuhkan? – Malala Radio 105.2 FM

Bisakah Hepatitis Disembuhkan?

Menurut seorang pakar Hepatitis, sebenarnya Hepatitis tidak mengerikan, asal tahu pencegahannya. Yakni dengan meningkatkan kesehatan lingkungan dan kebersihan perorangan, mencegah perilaku seksual yang berisiko tinggi, serta meningkatkan sistim kekebalan tubuh.
Untuk Hepatitis A misalnya, penderita bisa sembuh total dari penyakitnya, meski tak tertutup kemungkinan ia bisa mendapat serangan akut virus Hepatitis B atau C.
Demikian halnya dengan Hepatitis B, penyakit ini belum tentu akan menjadi kronik bila pengidapnya orang sehat. Jadi bila virus yang masuk ke tubuh penderita tidak menunjukkan gejala klinik penyakit, dan ditunjang dengan pemberian obat anti virus atau vaksinasi, ada harapan penderita bisa sembuh.

Hepatitis Kronik

Berbagai laporan lain menyebutkan, Hepatitis B dan C termasuk Hepatitis kronik (menahun) dan bisa berkembang menjadi sirosis atau kanker hati. Hingga kini belum ada vaksin yang bisa melawan virus yang bermutasinya sangat cepat ini. Perjalanan menjadi kronik tersebut memakan waktu 20-30 tahun.

Hal itu diperkuat oleh laporan yang menyebutkan jika infeksi Hepatitis B terjadi pada masa bayi, maka dalam kurun waktu tersebut 95 persen akan menjadi kronik. Itu sebabnya, bayi yang baru lahir dianjurkan mendapat vaksinasi Hepatitis. Menurut seorang pakar Hepatitis, dengan vaksinasi Hepatitis B, bayi-bayi tersebut dapat terlindungi dari virus Hepatitis B sampai lima tahun.

Sejauh ini sebagian besar kematian penderita VHB dan VHC disebabkan karena pecahnya esofagus yang mengalami varises, hipertensi, sirosis hati dan karsinoma sel hati.

Siapa yang Berisiko Tinggi?

Faktor-faktor yang menjadi penyebab penularan virus Hepatitis sudah jelas. Jadi yang berisiko tertular hepatitis pun sudah pasti orang-orang yang berada dalam lingkaran itu. Misalnya dokter, mereka yang bekerja di unit pelayanan kesehatan, pemungut sampah, pelaku seks dengan pasangan sejenis atau pasangan lain yang menderita penyakit yang sama, penyalahguna obat dan jarum suntik, penderita hemofilia dan penderita gagal ginjal yang menjalani cuci darah, mereka yang menjalani transfusi darah dan pemakai tato.
#DZ1052 – malalaradio.com

DZ1052

simpleIIperfect

Anda Juga Perlu Membaca

Malala Radio